
GERAKAN TANAM 40.000 POHON MANGGA PUTAR PASURUAN
Pasuruan, 20 Januari 2025 - Kabupaten Pasuruan mencatat sejarah penting dengan menyelenggarakan Gerakan Tanam Mangga varietas Gadung Klonal 21 atau lebih dikenal dengan Mangga Putar Pasuruan secara serentak di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Rembang, Sukorejo, dan Wonorejo. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum besar dalam upaya penghijauan dan pemberdayaan pertanian lokal, tetapi juga berhasil memecahkan rekor MURI dengan penanaman pohon mangga sebanyak 42.850 batang dalam waktu yang bersamaan.
Gerakan ini melibatkan berbagai pihak yang bersinergi untuk kesuksesannya, termasuk Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan, Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di masing-masing kecamatan, aparatur desa setempat, kelompok tani, serta tim ICARE (Integrated Corporation of Agriculture Resources Empowerment) BSIP Jawa Timur dalam hal ini adalah site manajer dan fasilitator ICARE. Partisipasi aktif dari seluruh stakeholder mencerminkan semangat gotong-royong dalam mendorong pertumbuhan sektor pertanian dan pelestarian lingkungan khususnya komoditas Mangga.
Gerakan tanam ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang, baik dari sisi ekonomi ataupun ekologi. Gerakan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produksi buah mangga putar sebagai komoditas unggulan di Kabupaten Pasuruan. PJ. Bupati Pasuruan, Dr. Nurkholis, S.Sos, M.Si, CIPA, CIHCM, menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pertanian yang berkelanjutan serta memperkuat posisi Pasuruan sebagai sentra produksi mangga klonal di Jawa Timur.
Suksesnya Gerakan Tanam Mangga ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi lintas sektor, salah satunya dalam program ICARE dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. ICARE yang memiliki fokus pada korporasi petani dan juga rantai nilai secara terintegrasi, mengambil peran penting dalam menciptakan pertanian yang inklusif dan berkelanjutan. ICARE mendukung kelompok tani melalui pelatihan teknis, pendampingan manajemen usaha tani, serta penyediaan akses terhadap teknologi dan pasar. Peran ICARE memastikan agar gerakan ini tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani, termasuk petani kecil dengan memberikan peluang untuk berkontribusi aktif dalam pengembangan sektor pertanian melalui koperasi.
#bsipkementan
#icare
#AgroStandar
#pertanianmajumandirimodern
#pertaniankorporasi
#kawasanpertanian